Bagaimana Kondisi Tubuh Saat Berpuasa? Ini Dia Jawabannya

saat berpuasa

Memasuki bulan Ramadhan, mayoritas umat muslim melakukan puasa. Aktivitas puasa mengharuskan tubuh menahan haus dan lapar sejak terbit hingga terbenam matahari. Mungkin ada yang bertanya bagaimana dengan kondisi tubuh kita saat berpuasa. Berikut jawabannya.

Dilansir dari Khalifa University, para pakar merilis sejumlah informasi terkait kondisi tubuh mulai dari hari pertama puasa hingga minggu terakhir bulan Ramadhan.

1. Hari Pertama dan Kedua, Tubuh Akan Terasa Lemas
Pada awal menjalani ibadah puasa, biasanya tubuh akan diserang rasa lapar yang intens hingga tubuh merasa lemas. Kondisi ini normal dan biasanya dialami pada hari pertama dan kedua.

2. Hari ke 3-7, Detoksifikasi dan Imun Tubuh Meningkat
Seminggu setelahnya tubuh akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi hingga sistem imun meningkat. Memasuki minggu kedua, detoksifikasi alami tubuh berjalan dengan efisien.

3. Di Minggu Ketiga dan Keempat, Tubuh Memperbarui Jaringan yang Rusak
Pada minggu-minggu terakhir, tubuh telah mampu beradaptasi dengan keadaan puasa. Hasil detoksifikasi membuat tubuh memperbarui jaringan yang rusak. Membuang racun-racun di dalam tubuh, menyembuhkan luka lama dan membangun sel-sel baru. Detoksifikasi meliputi hati, ginjal, paru-paru, usus besar, kelenjar getah bening, mengeliminasi sel-sel kulit mati atau menetralisir racun. Proses ini berjalan cepat selama puasa, mengikuti tubuh yang membuang lemak-lemak. Zat-zat kimia dan racun yang diserap dari makanan dan lingkungan akan terbuang selama puasa.

4. Tekanan Darah Turun dan Menghasilkan Anti-Oksidan
Pada periode detoksifikasi, ginjal merilis garam dan air di dalam proses yang disebut diuresis, sehingga Agan akan menyadari adanya peningkatan jumlah produksi urin. Hal ini sebaliknya akan mengurangi tekanan darah. Proses lainnya yang akan meningkat di dalam tubuh salah satunya adalah rilisnya hormon anti penuaan dini.

5. Kinerja Pencernaan Meningkat
Sistem pencernaan sering mengalami kepenuhan, dan tidak henti-hentinya bekerja. Saat bulan puasa sistem pencernaan membersihkan dirinya sendiri lebih efisien dan menyerap nutrisi lebih baik. Lapisan perut dan usus dibiarkan mengembalikan kelenjar dan otot, dan membuang kotoran.

Tips!


Buat kamu yang berpuasa, tetap jaga konsumsi air putih ya. Perhatikan konsumsi air setidaknya 2 liter air dalam sehari, bisa dibagi 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka dan sisanya 4 gelas hingga menjelang tidur.

Hindari minuman yang mempercepat dehidrasi seperti kopi dan teh saat sahur karena bersifat deuretik. Saat berbuka, berbukalah dengan yang manis seperti buah kurma. Lalu beri jeda lambung dengan jangan langsung makan besar. Berbukalah secukupnya agar perut tidak kembung.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »